Saturday, 9 September 2017

Mimpi itu gratis

Mimpi adalah sebuah hak setiap orang. Baik orang yang mampu maupun yamg tidak mampu.
Kadang, orang yang merasa kurang mampu, ia punya mimpi yang sangat tinggi dan sangat inisiatif untuk mendapatkan mimpinya itu. Contoh, seperti anak yang kurang mampu, ia yatim piatu, panggil saja rian, ia hidup dengan keluarga ibunya, dia bermimpi ingin menjadi tentara, karena ia ingin mengabdi kepada negara, agar tidak ada perpecahan di NKRI ini.. Dengan doa yang selalu ia panjatkan, dan restu dari orang orang di sekeklilingnya, ia mendapatkan jabatan itu, yaitu sebagai TNI..  Ya sekedar untuk menjadi TNI, mimpi juga diperlukan dari dini hari, karena mimpi adalah tujuan kita hiTidak lupa dari anak yang lumayan mapan, kadang mereka malah tidak punya mimpi.. Mimpi mereka ya biasa nya cuma, dapet pacar yang cantik maupun ganteng, bisa membelanjakan uang jajannya di luar negeri, dan mimpi mereka itu hanya terbatas untuk bersenang-senang. Dan tanpa doa, mereka juga bisa mendapatkan itu semua karena modal untuk itu semua sudah ia miliki, seperti orang tua yang kaya, orang tua yang gemati. Itu biasanya membuat anak2nya menjadi manja, dan ingin mendapatkan apa saja yang dia inginkan 
Semoga orang tua yang lain, bisa menempatkan kapan kita harus memanjakan, dan kita harus memandirikan mereka. Agar kelak, anak2 kita menjadi anak yang berperibahasa kacang tidak lupa dengan kulitnya. 
Mimpi itu gratis, biarkan anak2 bermimpi setinggi mungkin, karena mimpi setinggi apapun, dengan doa dan usaha, pasti akan terrealisasikan. 
Untuk itu, bermimpilah, karena mimpi itu gratis.

No comments:

Post a Comment

PRESS RELEASE Kunjungan Moeslim Fest ke Yayasan Bumi Damai Yogyakarta (25/03) pukul 17.50 WIB, Moeslim Fest m engunjungi rumah singga...